8 Tips untuk Menggarap Ide Bisnis yang Brilian

ide bisnis

Berbisnis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Seseorang harus memiliki ide bisnis yang brilian, kreatif, serta inovatif agar produknya bisa diterima oleh pasar.

Banyak orang yang belum memulai usaha lantaran tak punya ide yang inovatif. Belum lagi perkara modal yang kerap menjadi penghalang terealisasinya ide usaha yang mungkin muncul. Alhasil, berbisnis hanya menjadi impian saja.

Di sisi lain, ada pula orang yang berani memulai bisnis tanpa persiapan yang matang, karena menganggap bahwa ide usahanya termasuk unik dan menarik. Hasilnya, bisa ditebak. Bisnis yang dimulai tanpa persiapan yang mumpuni terancam gulung tikar dalam tempo yang singkat.

ide bisnis

Padahal bisnis yang dimulai dari ide yang matang dan kreatif beserta perencanaan yang rinci, akan memiliki peluang besar yang lebih besar untuk berhasil. Apalagi, saat kondisi perekonomian yang kurang stabil seperti saat ini, membuat daya beli masyarakat menurun. Untuk itu dibutuhkan ide yang benar-benar inovatif agar bisa membuat bisnis berjalan lancar.

Lalu, bagaimana caranya mencari ide bisnis yang brilian? Anda penasaran? Yuk, simak artikel di bawah ini.

1. Riset Produk

Ide cemerlang tidak akan muncul jika Anda berdiam diri. Anda harus menemukannya dengan berbagai cara. Salah satu metode untuk memunculkan ide bisnis adalah dengan melakukan riset.

Hal ini dilakukan agar Anda bisa mengetahui secara pasti produk yang akan ditawarkan dapat diterima oleh konsumen. Dengan melakukan riset, Anda bisa dengan mudah menemukan ide bisnis yang kreatif, unik, dan laku di pasaran.

Riset bisa dilakukan dengan bantuan mesin pencari internet seperti Google, Yahoo, DuckDuckGo ataupun Bing. Anda tinggal mengetikkan kata kunci model bisnis apa yang ingin diketahui. Selanjutnya, Anda akan melihat berbagai macam produk usaha yang beredar di pasaran.

Riset juga bisa dilakukan dengan banyak membaca buku. Tak dapat dimungkiri, buku bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan ide bisnis yang ciamik. Apalagi jika buku yang Anda baca memang mempunyai ulasan yang positif.

Anda bisa membaca kisah sukses seorang pengusaha ataupun buku tutorial seputar bisnis. Jenis buku tersebut bisa menjadi stimulus untuk memunculkan ide. Membaca buku juga bisa meningkatkan motivasi agar segera menjalankan bisnis.

Jika Anda membuka media sosial, cobalah melihat beberapa akun yang menceritakan soal bisnis. Anda juga dapat membuka akun media sosial milik orang yang sukses dalam berbisnis. Dari sana, Anda bisa menelaah ragam produk usaha yang beredar di media sosial. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan wawasan tentang bisnis apa yang ingin digeluti.

Bila sering melakukan riset, Anda bisa saja melakukan modifikasi dari ragam produk usaha yang ada. Selain itu melalui riset yang dilakukan baik melalui internet maupun buku, maka Anda bisa mengetahui apakah ide yang didapat itu orisinal atau sudah ada yang punya.

ide bisnis

2. Belajar dari Kesuksesan Bisnis Lain

Bertukar pikiran atau berdiskusi dengan teman atau rekan kerja dapat berdampak sangat baik bagi Anda. Selain mendapatkan teman bicara untuk berbagi informasi, Anda juga bisa menstimulasi munculnya ide bisnis baru.

Anda bisa menceritakan ide bisnis yang ingin digeluti kepada teman sejawat. Mintalah teman untuk memberi masukan atas perencanaan yang sudah Anda buat.

Secara tidak langsung, diskusi ini akan membuat Anda terlatih untuk berpikir rinci mengenai langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan ide bisnis menjadi kenyataan. Masukan yang diberikan oleh teman pun bisa mempertajam ide usaha yang sudah ada.

Bertemu dengan orang lain atau teman kerja yang memiliki bisnis setipe, bisa membuat Anda belajar dari kesuksesan yang diperoleh orang lain. Anda dapat mengetahui apa saja keunggulan dari bisnis yang telah sukses mereka geluti.

Jika telah mengetahui keunggulannya, Anda  bisa mulai membangun ide dari kisah suksesnya tetapi dengan inovasi dan sentuhan yang berbeda. Anda bisa menerapkan konsep “amati, tiru, dan modifikasi” ketika mendengar kesuksesan bisnis orang lain.

Ingat! Jangan sampai Anda meniru sepenuhnya dan mencontek ide tanpa perubahan sama sekali. Anda harus tetap menghargai ide bisnis dan inovasi yang dilakukan oleh orang lain.

3. Inspirasi dari Permasalahan Diri Sendiri

Masalah yang dialami dalam kehidupan sehari-hari bisa menjadi sumber inspirasi dan mendorong munculnya ide bisnis yang brilian. Sebagai contohnya, Anda bisa belajar dari awal mula kemunculan ide Go-Jek. Saat itu founder aplikasi Go-Jek, Nadim Makarim melihat ojek langganannya harus nongkrong lama di pangkalan hanya untuk menunggu penumpang.

Dari permasalahan itulah kemudian Nadim mencoba mencari solusi agar ojek tak perlu lama-lama nongkrong lama di pangkalan. Nadim kemudian memunculkan mode transportasi yang inovatif pada tahun 2011 dengan nama Go-Jek.

ide bisnis

Dari contoh Go-Jek bisa dipetik pembelajaran bahwa solusi dari permasalahan sehari-hari pun bisa dikembangkan menjadi usaha yang berprospek. Ide bisnis yang dikembangkan tadi akan menjadi jalan keluar bagi orang-orang yang memiliki masalah yang sama, sampai akhirnya bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Masukan dari setiap pelanggan akan menjadi sangat penting. Bila setiap masukan dianalisis dengan tepat, maka berpeluang untuk memicu lahirnya ide bisnis baru yang lebih laku. Jadi, jangan takut untuk selalu mengamati semua hal yang terjadi di sekitar Anda secara detail.

4. Sering Berkomunikasi dengan Orang Terdekat

Jika kamu mempunyai saudara atau kerabat yang telah memulai usaha terlebih dahulu, jangan segan-segan untuk meminta saran kepadanya. Komunikasi dengan orang tua atau kerabat juga perlu dilakukan untuk mendapatkan ide bisnis yang kreatif.

Pilihlah pihak keluarga atau orang-orang tedekat yang memahami jenis bisnis yang ingin Anda mulai. Lebih hebat jika memang ada sosok keluarga yang telah bertahun-tahun bergelut pada bisnis yang ingin Anda jalani.

Sebaiknya Anda jangan tergesa-gesa untuk membangun bisnis dengan saudara. Apalagi jika Anda masih sama-sama pendatang baru di bisnis yang ingin dijalani. Alasannya, bisnis yang dibangun tanpa pengalaman yang mumpuni memiliki persentase yang lebih besar untuk gagal. Anda pasti tak mau hubungan persaudaraan jadi rusak gara-gara bisnis yang gagal.

Karena itulah, Anda disarankan untuk memulai bisnis secara mandiri atau dengan dukungan orang yang berpengalaman dalam bidang usaha. Meskipun demikian, sebaiknya jangan mengabaikan saran dari orang-orang sekitar termasuk keluarga Anda.

Utamakan mencari masukan dan saran dari orang-orang yang memang berada di sekitar Anda. Selain bisa menghemat energi, Anda juga mempersingkat biaya yang mungkin dibutuhkan untuk berguru pada orang lain.

Namun bila dirasa perlu, Anda tentu bisa mengikuti kursus mengenai bisnis yang akan digeluti. Bahkan, Anda bisa mengunjungi pameran atau seminar yang mengupas berbagai hal seputar bisnis yang ingin dijalankan.

ide bisnis

5. Amati Tren yang Berkembang di Pasar

Mengamati tren yang sedang berkembang bisa membantu Anda menemukan ide maupun peluang usaha. Biasanya ketika sesuatu hal menjadi tren, maka akan banyak orang yang ingin mengikutinya. Bahkan tidak sedikit yang bergegas untuk ambil bagian dalam tren produk yang sedang digandrungi oleh masyarakat.

Yang perlu anda lakukan adalah mengamati dengan saksama. Perhatikan apakah tren tersebut punya potensi untuk bertahan lama, ataukah hanya musiman saja. Anda tentu tidak menginginkan bisnis yang padam dalam waktu singkat, bukan?

Selain itu, kenali juga apakah tren yang berkembang di masyarakat sesuai dengan minat yang Anda miliki. Pasalnya, mengembangkan bisnis membutuhkan minat yang cukup kuat. Dengan begitu, Anda tak bakal mudah merasa bosan dan berhenti menjalankan bisnis.

6. Membuat Catatan Harian

Seorang peneliti pasti mencatat setiap perkembangan dari eksperimen yang dilakukannya. Catatan itu digunakan untuk mengevaluasi kekurangan, sehingga menyebabkan eksperimennya belum berhasil. Catatan tersebut juga dapat digunakan untuk mencari solusi yang mendukung kesuksesan eksperimen.

Hal yang sama juga berlaku pada orang yang sedang mencari ide bisnis. Anda sebaiknya merekam semua isi pemikiran, perasaan, maupun pengalaman usaha dengan cara mencatat.

Siapa tahu, catatan tersebut bisa memancing ide usaha yang brilian dan berpotensi untuk berkembang. Dengan rutin membuat catatan, Anda akan terbiasa saat harus membuat laporan usaha yang sedang dijalankan.

7. Meditasi

Jika ingin mendapatkan ide yang brilian, pikiran Anda harus tenang. Anda akan kesulitan menemukan ide saat pikiran sedang kacau. Bagaimana caranya agar bisa tenang? Anda bisa mencoba meluangkan waktu secara khusus untuk menstimulasi otak agar bisa berpikir jernih.

Anda bisa menyendiri dengan melakukan meditasi ataupun pergi ke tempat yang menyuguhkan pemandangan alam yang menenangkan. Meski untuk beberapa orang, menenangkan pikiran bisa dilakukan hanya dengan duduk sambil mengamati orang yang berlalu lalang.

Jika pikiran sudah tenang, maka barulah Anda bisa mulai mencari ide yang segar. Jangan memaksakan ide muncul ketika Anda sedang merasa kelelahan, ya!

ide bisnis

8. Rutin Berolahraga

Olahraga yang teratur membuat Anda jauh lebih fresh dan fokus berkonsentrasi. Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah menghasilkan ide-ide usaha yang cemerlang.

Bahkan mungkin, kegemaran olahraga Anda malah bisa menjadi ide bisnis yang ingin digeluti. Sebagai contohnya, saat ini sangat banyak bisnis penyewaan lapangan futsal di beberapa tempat. Banyaknya bisnis penyewaan lapangan indoor ini berawal dari tingginya minat untuk berolahraga futsal.

Prinsipnya hanya satu, coba pikirkanlah hal yang belum pernah dipikirkan orang lain. Jika Anda mampu melakukannya, maka ide maupun peluang bisnis yang potensial bisa muncul dengan sendirinya.

Anda harus ingat bahwa, ide bisnis yang dihasilkan sebaiknya bisa menjawab permasalahan yang sedang dihadapi banyak orang. Sebuah produk tidak akan berkembang dengan baik jika tidak mampu memberi solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh calon market Anda.

Selain itu, waktu dan tenaga yang dikorbankan akan memegang peranan penting dalam pengembangan ide bisnis yang telah ditemukan. Jangan paksakan diri untuk berpikir terlalu keras. Carilah ide bisnis dengan tenang dan dalam keadaan relaks.

Tidak hanya itu, berikanlah waktu untuk mempertimbangkan setiap ide usaha yang muncul dalam benak Anda. Jangan terburu-buru memutuskan akan menjalankan usaha tertentu. Meskipun di sisi lain, jangan pula terlampau takut untuk memulai bisnis yang Anda temukan potensial dan prospektif untuk berkembang.

Sebenarnya, menemukan ide bisnis yang unik dan kreatif tidak terlampau sulit. Justru kesulitan tersebut akan ditemui ketika Anda mulai menjalankan usaha hingga bisa diterima di pasaran.

Untuk Mendapatkan Penawaran Menarik dan Keterangan Lebih Lengkap Mengenai MESIN TERBARU KAMI, Hubungi Kami SEGERA di Line Telphone :

Cabang Jakarta : phone-icon  021.2287.4619  | whatsapp_app_store 0812.8899.9470

Cabang Depok : phone-icon  021.7720.7228  | whatsapp_app_store 0812.8886.6514

Cabang Bandung : phone-icon  022.4283.0044  | whatsapp_app_store 0812.1400.1856

Cabang Surabaya : phone-icon  031.9992.7667  | whatsapp_app_store 0812.3370.6950

Service Center & Pusat Perbaikan Mesin : 0813.8111.0325

Garansi Service 3 Tahun & Spare Part 6 Bulan.

Pelanggan Kami

Customer Ramesia